Menyantuni Anak Yatim & Fakir Miskin Sebagai Usaha Agar Tidak Dicap Pendusta Agama Oleh ALLAH Yang Maha Besar

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Dalam Al-Qur’an, Surat Al-Maa’uun, ALLAH Yang Maha Besar berfirman:

yang artinya kira-kira sebagai berikut:
- Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
- Itulah orang yang menghardik anak yatim,
- dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
- Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
- (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
- orang-orang yang berbuat riya’,
- dan enggan (menolong dengan) barang berguna.
Sebagai orang yang beriman tentunya akan berusaha untuk menghindarkan diri dari golongan orang-orang yang dicap “Pendusta Agama” oleh ALLAH Yang Maha Besar. Untuk itu sebagai orang yang beriman tentunya akan berusaha untuk memperhatikan, memikirkan, terutama menyantuni Anak-Anak Yatim Piatu, dan berusaha memberi makan Fakir Miskin.
Selanjutnya bagi orang yang beriman untuk menunjukkan taatnya kepada ALLAH Yang Maha Besar, dapat menyalurkan sebagian rezeki yang telah ALLAH berikan, yang mana didalamnya ada hak yang harus dikeluarkan untuk orang lain, diantaranya untuk Anak-Anak Yatim dan Fakir Miskin. LKSA Cahaya Bhakti siap membantu kaum muslimin/muslimat dalam menunaikan hal tersebut, guna disalurkan kepada yang berhak menerimanya.
Sudah menjadi program rutin bulanan,LKSA Cahaya Bhakti bersama Ponpes At-Taubah, setiap bulan menyelenggarakan:

Bagi sahabat-sahabat yang ingin memberikan santunannya kepada Anak-Anak Yatim/Piatu asuhan kami, dapat menyalurkan sebagian rezekinya melalui pengurus Yayasan Cahaya Bhakti Paguyuban Rahmatullah.
Demikian himbauan ini kami sampaikan, semoga ALLAH Yang Maha Besar berkenan memberikan penilaian bukan sebagai Pendusta Agama bagi sahabat muslimin/muslimat yang melaksanakan hal tersebut di atas.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
